MULTIPEL SKLEROSIS PROGRESIF SEKUNDER, GEJALA KLINIS, DIAGNOSIS, DAN TATA LAKSANA

Penulis

  • Riwanti Estiasari Departemen Neurologi FK Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta; **RS Universitas Indonesia, Depok
  • Nadia Devianca Departemen Neurologi FK Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta; **RS Universitas Indonesia, Depok
  • Kartika Maharani Departemen Neurologi FK Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta; **RS Universitas Indonesia, Depok
  • Darma Imran Departemen Neurologi FK Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta; **RS Universitas Indonesia, Depok

DOI:

https://doi.org/10.52386/neurona.v37i3.166

Abstrak

Multipel sklerosis (MS) merupakan penyakit autoimun inflamasi kronik pada sistem saraf pusat (SSP) yang menyebabkan kerusakan pada mielin. MS sangat berpotensi menyebabkan kecacatan sehingga akan menurunkan produktivitas dan kualitas hidup penyandangnya, terutama jika MS mengalami perkembangan menjadi tahap progresif, atau yang disebut sebagai secondary progressive multiple sclerosis (SPMS). Pada SPMS akan terjadi perburukan defisit neurologis yang terjadi terus menerus. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah yang terjadi pada SPMS adalah dengan mengenali gejala progresivitas secara dini. Dengan mendeteksi adanya progresivitas dari awal, terapi SPMS dapat segera diberikan agar progresivitas tidak semakin memburuk. Oleh karena itu penting bagi kita mengetahui definisi SPMS, cara mendeteksi progresivitas, hingga pilihan-pilihan terapi untuk SPMS yang akan dijelaskan pada tinjauan pustaka ini. Kata kunci: Progresivitas, SPMS, terapi

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2020-06-01

Cara Mengutip

Estiasari, R., Devianca, N., Maharani, K., & Imran, D. (2020). MULTIPEL SKLEROSIS PROGRESIF SEKUNDER, GEJALA KLINIS, DIAGNOSIS, DAN TATA LAKSANA. Majalah Kedokteran Neurosains Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia, 37(3). https://doi.org/10.52386/neurona.v37i3.166

Terbitan

Bagian

Artikel Penelitian

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama