Panduan Penulis

 
 

Syarat pengajuan artikel:

1. Halaman pengantar Neurona (dapat diunduh dalam link terkait)

2. Artikel asli sesuai format Neurona (dapat diunduh dalam link terkait)

3. Surat Layak Etik/Ethical Clearance (khusus artikel penelitian)

Jika artikel yang diunggah tidak sesuai dengan syarat pengajuan artikel, maka Neurona berhak untuk menolak pengajuan artikel tersebut

 

Ketentuan penulisan adalah sebagai berikut:

  1.  Artikel ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baku sesuai kaidah Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Misal: kata respon yang benar adalah respons, lumbal pungsi menjadi pungsi lumbal, Odds Ratio menjadi rasio Odds (RO), confidence interval (CI) menjadi interval kepercayaan (IK), outcome menjadi luaran, thoraks menjadi toraks, dan sebagainya. Penggunaan istilah asing digunakan seminimal mungkin dengan mencari padanan yang sesuai dalam bahasa Indonesia, termasuk istilah kedokteran. Jika terpaksa digunakan istilah asing, maka kata tersebut harus dicetak miring. Sebagai contoh: peduncle cerebrum menjadi pedunkulus serebri, Guillain Barre syndrome menjadi sindrom Guillain Barre, dan sebagainya. Jika menggunakan singkatan tertentu, maka harus diberi penjelasan pada saat pertama kali menggunakan singkatan. Contohnya: obstructive sleep apnea (OSA), glial fibrillary acidic protein (GFAP), dan sebagainya. Nama orang pada uji statistik tidak dicetak miring. Contohnya: McNemar, Pearson dan Spearman.
  2. Artikel Penelitian
    Artikel penelitian asli dalam ilmu kedokteran dasar, terapan, dan kesehatan. Format artikel penelitian terdiri atas halaman judul (Indonesia dan Inggris), nama lengkap para penulis, abstrak (Inggris dan Indonesia), institusi para penulis, korespondensi, pendahuluan, tujuan, metode, hasil, pembahasan, kesimpulan, daftar pustaka dan lampiran.
  3. Laporan Kasus
    Artikel mengenai kasus dalam bidang ilmu kedokteran dan kesehatan yang perlu disebarluaskan. Artikel yang dikirim merupakan artikel yang unik dan jarang muncul. Format laporan kasus terdiri atas judul (Indonesia dan Inggris), nama lengkap para penulis, abstrak (Inggris dan Indonesia), institusi para penulis, korespondensi, pendahuluan, kasus, pembahasan, kesimpulan, daftar pustaka, dan lampiran.
  4. Tinjauan Kepustakaan
    Artikel yang mengulas berbagai hal mutakhir untuk penyegar ilmu kedokteran. Format Tinjauan Pustaka terdiri atas judul (Indonesia dan Inggris), nama lengkap para penulis, abstrak (Inggris dan Indonesia), institusi para penulis, korespondensi, pendahuluan, pembahasan, kesimpulan, daftar pustaka, dan lampiran. Artikel yang dimuat merupakan artikel yang mengandung unsur kebaruan dan menarik bagi klinisi (aplikatif).
  5. Metaanalisis
    Merupakan kaji ulang artikel-artikel (review) mengenai masalah ilmu kedokteran dan kesehatan mutakhir dengan topik yang sama. Format metaanalisis terdiri atas judul (Indonesia dan Inggris), abstrak (Indonesia dan Inggris), pendahuluan, metode, hasil, pembahasan, kesimpulan, dan daftar pustaka.  
  6. Editorial
    Membahas artikel yang dianggap menarik secara lebih mendalam  

Petunjuk Umum

Untuk menghindari duplikasi, Neurona tidak menerima artikel yang sudah dipublikasikan atau sedang diajukan kepada majalah lain, dengan menandatangani surat pernyataan. Penulis harus memastikan bahwa semua penulis pembantu telah menyetujui. Bila diketahui artikel telah dimuat pada jurnal lain, maka pada Neurona edisi selanjutnya artikel akan dianulir.

Semua artikel akan dibahas oleh para pakar dalam bidang keilmuan yang sesuai (peer review) dan dewan redaksi. Artikel yang perlu perbaikan dikembalikan kepada penulis. Artikel penelitian harus memperoleh persetujuan komite etik (surat persetujuan harap dilampirkan) atau mempertimbangkan aspek etika penelitian yang dapat dipertanggungjawabkan.

  1. Penulisan Artikel
    Artikel diketik 1,5 spasi pada kertas A4, dengan jarak dari tepi kiri dan atas 4cm serta tepi kanan dan bawah 3cm. Jumlah halaman maksimal 12 halaman, jenis huruf Times New Roman ukuran 11. Setiap halaman diberi nomor secara berurutan dimulai dari halaman judul sampai halaman terakhir
  2. Judul
    Judul dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris (huruf besar semua). Jelas dan singkat (tidak lebih dari 14 kata).
  3. Abstrak
    Abstrak untuk setiap artikel ditulis dalam bahasa Inggris dan Indonesia, dengan jumlah maksimal 250 kata. Abstrak menggambarkan isi artikel. Abstrak artikel penelitian ditulis ringkas dan jelas sesuai dengan format introduction, aims, methods, results, discussion (IMRAD), dan keywords atau pendahuluan, tujuan, metode, hasil, diskusi, dan kata kunci. Abstrak artikel penelitian harus mencantumkan uji statistik yang digunakan pada bagian metode. Abstrak laporan kasus berupa paragraf singkat berisi ringkasan kasus. Pilih maksimal 5 buah kata kunci yang dapat membantu penyusunan indeks dan urutannya berdasarkan abjad.
  4. Tabel
    Tabel disusun berurutan yang disampaikan di halaman terpisah dalam bentuk lampiran. Setiap tabel harus diberi judul singkat. Penjelasan tabel ditempatkan sebagai keterangan bukan di judul tabel. Jumlah tabel dan foto/gambar maksimal 6 buah, tanpa ada garis vertikal maupun horizontal di bagian dalam tabel. Isi tabel sesuai dengan tujuan penelitian.
  5. Gambar
    Semua bentuk grafik, foto, ataupun diagram akan dianggap sebagai gambar yang dikirim di halaman terpisah dalam bentuk lampiran. Jika gambar diambil dalam bahasa Inggris harus diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Foto orang yang mungkin dapat dikenali harus disertai izin tertulis. Gambar yang pernah dipublikasi harus diberi acuan dan diberi nomor urut sesuai dengan pemunculan dalam teks. Jumlah tabel dan foto/gambar maksimal 6 buah. Pada artikel berbahasa Indonesia, keterangan gambar harus menggunakan bahasa Indonesia.
  6. Metode Statistik
    Jelaskan metode statistik secara rinci pada bab metode.
  7. Keterbatasan Penelitian
    Dituliskan pada akhir bagian pembahasan.
  8. Ucapan Terima Kasih
    Bila diperlukan ucapan terima kasih dapat diberikan kepada kontributor penelitian tanpa menuliskan gelar.
  9. Daftar Pustaka
    Rujukan ditulis sesuai dengan aturan penulisan Vancouver, diberi nomor urut sesuai dengan pemunculan dalam artikel dengan angka kecil di akhir atas tulisan, bukan menurut abjad. Cantumkan nama penulis maksimal 6 orang, apabila lebih, tulis nama 6 orang pertama, selanjutnya dkk. Rujukan buku berasal dari terbitan 10 tahun terakhir dan atau jurnal 5 tahun terakhir, dianjurkan merujuk artikel dari Neurona. Rujukan diupayakan dari jurnal dan maksimal 20% dari buku ajar. Tidak diperkenankan untuk menggunakan rujukan dari situs-situs yang tidak terpercaya. Rujukan dari artikel yang sudah diterima dan menunggu penerbitan di majalah tertentu harus ditulis “in press”. Contoh:
    Leshner Al. Molecular mechanism of cocaine addiction. N Eng J Med. In press 2011. Hindarkan rujukan berupa komunikasi pribadi (personal communication) kecuali untuk informasi yang tidak mungkin diperoleh dari sumber umum. Cantumkan nama sumber, tanggal komunikasi, izin tertulis, dan konfirmasi ketepatan sumber komunikasi.

Contoh cara penulisan rujukan:

Jurnal

Artikel Standar
Pasmanasari ED, Pudjonarko D, Sukmaningtyas H. Analisis letak lesi insula terhadap fungsi motorik pasien stroke iskemik akut. Neurona. 2014;31(3):155-159.

Rujukan lebih dari 6 penulis

Jose LS, Rita MRN, Leandro CS, Carlos ECS, Bruno FR, Felipe PA, dkk. The impact of dengue liver function as evaluated by aminotransferase levels. The Brazilian Journal of Infectious Diseases. 2007;11(4):407-10.

Suatu Organisasi sebagai Sumber

World Health Organization. The top 10 cause of death; 2014.

Tanpa Nama Penulis

Role of diagnostic imaging in early diagnosis and stage determination of rheumatoid arthritis. Clin Clasium. 2011;21(7):949-53.

Artikel Tidak dalam Bahasa Inggris

Kurniawan SN. Patofisiologi biomolekuler neuropati diabetes. Neurona. 2012;29(4):66-75.

Volume dengan Suplemen

Rosencranz R, Steven A. Clinical laboratory measurement of serum, plasma, and blood viscosity. Am J Clin Pathol. 2006;125(Supl 1):S78-86.

Edisi dengan Suplemen

Najafi MR, Chitsaz A, Askarian Z. Quality of sleep in patients with Parkinson’s disease. J Prev Med. 2013;4(Supl 2):229-233.

Buku dan Monograf Lain

Penulis Perorangan

Lorenby RB. Handbook of pathophysiology. Edisi ke-4. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins; 2011.

Editor (Penyunting) sebagai Penulis

Nriagu J, penyunting. Encyclopedia of environmental health. Michigan BV; 2011.

Organisasi sebagai Penulis

UNAIDS. Update on HIV epidemic, 2011. Global HIV/AIDS response-progress report 2011. Geneva: WHO Library Catalouging Data;2011.

Bab dalam Buku

Manzoni GC, Stovner LJ. Epidemiology of headache. Dalam: Nappi G, Moskowitz MA, editor. Handbook of clinical neurology. Amsterdam: Elsevier; 2011. h. 3-22.

Prosiding Konferensi

Nicolai T. Homeopathy. Proceedings of the workshop alternative medicines; 2011 November 30; Brussels, Belgium: ENVI; 2011.

Makalah dalam Konferensi

Tirilly P, Lu K, Mu X. Predicting modality from text quiries for medical image retrieval. Dalam: Cao Y, Kalpathy-Cramer J, Unay D, penyunting. MM 11. Proceeding of the 2011 international ACM workshop on medical multimedia analysis and retrieval; Nov 28-Des 01 2011; Arizona, USA. New York: ACM; 2011. h. 7-12.

Disertasi

Rasyid A. Efektivitas mikrokapiler digital sebagai alat  ukur  nilai  viskositas  darah untuk prediksi prognosis stroke iskemik akut [disertasi]. Depok: Universitas Indonesia; 2014.

Materi Elektronik

Artikel Jurnal dalam Format Elektronik

Reid DB. Australasian association of doctors’ health advisory services. Med J Australia [serial online]. 2005 [diunduh 28 maret 2006];182(5):255. Tersedia dari: Health and Medical Complete.