HUBUNGAN ANTARA ANEMIA DEFISIENSI BESI DENGAN FUNGSI KOGNITIF PADA ANAK SEKOLAH DASAR USIA 09-11 TAHUN

Penulis

  • Hening Widjayanti SMF Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro/RSUP Dr. Kariadi, Semarang, Indonesia
  • Hexanto Muhartomo SMF Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro/RSUP Dr. Kariadi, Semarang, Indonesia
  • M. I. Widiastuti SMF Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro/RSUP Dr. Kariadi, Semarang, Indonesia
  • Amin Husni SMF Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro/RSUP Dr. Kariadi, Semarang, Indonesia
  • Dani Rahmawati SMF Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro/RSUP Dr. Kariadi, Semarang, Indonesia
  • Trianggoro Budisulistyo SMF Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro/RSUP Dr. Kariadi, Semarang, Indonesia

Abstrak

Pendahuluan: Kasus anemia yang paling sering terjadi pada anak-anak yaitu anemia defisiensi besi. Pada anemia defisiensi besi yang harus diperhatikan yaitu kadar hemoglobin, dan kadar feritin. Anemia disini dapat mengakibatkan gangguan fungsi kognitif pada anak-anak. Tujuan: Mengetahui hubungan antara anemia defisiensi besi dengan fungsi kognitif pada anak sekolah dasar usia 9-11 tahun. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain belah lintang. Subyek penelitian adalah siswa di SD Taqwiyatul Waton, Semarang dan SD Tanjung Mas, Semarang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian dilakukan mulai Maret sampai dengan Juni 2019. Pemeriksaan laboratorium untuk pemeriksaan kadar hemoglobin dan kadar feritin dilaksanakan di Laboratorium Pramitha Semarang. Data pasien diperoleh dengan pengisian kuesioner oleh siswa dan orang tua. Penilaian fungsi kognitif dengan Modified Mini Mental State Examination (MMSE) pada anak. Analisis data dengan uji korelasi bivariat Spearman’s dan korelasi parsial. Hasil dikatakan bermakna bila nilai p<0,05. Hasil: Penelitian ini dengan total 70 siswa dari SD Taqwiyatul Waton, Semarang dan SD Tanjung Mas, Semarang. Didapatkan korelasi sedang antara anemia defisiensi besi dengan fungsi kognitif (r=-0,505;p<0,001). Kesimpulan :  Terdapat korelasi sedang antara anemia defisiensi besi dengan fungsi kognitif pada anak SD usia 9-11 tahun. Kata Kunci: Anemia defisiensi besi, fungsi kognitif, status gizi.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-03-01

Cara Mengutip

Widjayanti, H., Muhartomo, H., I. Widiastuti, M., Husni, A., Rahmawati, D., & Budisulistyo, T. (2021). HUBUNGAN ANTARA ANEMIA DEFISIENSI BESI DENGAN FUNGSI KOGNITIF PADA ANAK SEKOLAH DASAR USIA 09-11 TAHUN. Majalah Kedokteran Neurosains Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia, 38(2). Diambil dari https://ejournal.neurona.web.id/index.php/neurona/article/view/224

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama