GAMBARAN ELEKTROENSEFALOGRAFI PADA MENINGITIS TUBERKULOSIS YANG MENGALAMI BANGKITAN SIMTOMATIK AKUT

Penulis

  • Hendra Irawan Departemen Neurologi FK Universitas Padjadjaran/RSUP Dr.Hasan Sadikin, Bandung
  • Suryani Gunadharma Departemen Neurologi FK Universitas Padjadjaran/RSUP Dr.Hasan Sadikin, Bandung
  • Sobaryati Sobaryati Departemen Neurologi FK Universitas Padjadjaran/RSUP Dr.Hasan Sadikin, Bandung

DOI:

https://doi.org/10.52386/neurona.v37i4.169

Abstrak

Pendahuluan: Pemeriksaan elektroensefalografi (EEG) menggambarkan secara fisiologis eksitabilitas kortikal yang abnormal yang mendasari terjadinya bangkitan epileptik. Bangkitan simtomatik akut (BSA) dapat disebabkan oleh meningitis tuberkulosis (MTB) dan dapat berkembang menjadi epilepsi simtomatik. Peneliti tertarik untuk melihat gambaran EEG apa saja yang mungkin ditemukan pada BSA yang disebabkan MTB. Tujuan: Mengetahui karakteristik gambaran EEG pasien MTB yang mengalami BSA. Metode: Penelitian deskriptif observasional, studi potong lintang yang bersifat retrospektif menggunakan data sekunder rekam medis dan hasil pemeriksaan EEG pada pasien MTB dewasa yang mengalami BSA di Rumah sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung selama 11 tahun periode Januari 2006 sampai dengan Desember 2016. Hasil: Ditemukan 44 subjek yang memenuhi syarat penelitian. Gambaran mayoritas berupa perlambatan fokal 70,5%, terdiri dari perlambatan fokal unilateral 61,4% dan perlambatan fokal bilateral 9,1%. Gelombang epileptogenik fokal hanya didapatkan pada 25,0% dan 4,5% lainnya menunjukkan gelombang trifasik. Diskusi: Gambaran EEG pada MTB yang mengalami BSA 100% menunjukkan abnormalitas. Hampir semua gambaran EEG sesuai dengan lokasi lesi pada pencitraan otak.   Kata kunci: Bangkitan simtomatik akut, EEG, meningitis tuberkulosis

##submission.downloads##

Diterbitkan

2020-09-01

Cara Mengutip

Irawan, H., Gunadharma, S., & Sobaryati, S. (2020). GAMBARAN ELEKTROENSEFALOGRAFI PADA MENINGITIS TUBERKULOSIS YANG MENGALAMI BANGKITAN SIMTOMATIK AKUT. Majalah Kedokteran Neurosains Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia, 37(4). https://doi.org/10.52386/neurona.v37i4.169

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama