PENGETAHUAN PESERTA PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS NEUROLOGI INDONESIA TENTANG SEMIOLOGI BANGKITAN EPILEPSI

Penulis

  • Suryani Gunadharma Departemen Neurologi FK Universitas Padjajaran/RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung
  • Yovita Stevina Departemen Neurologi FK Universitas Padjajaran/RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung
  • Anam Ong Departemen Neurologi FK Universitas Padjajaran/RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung
  • Siti Aminah Departemen Neurologi FK Universitas Padjajaran/RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung
  • Lisda Amalia Departemen Neurologi FK Universitas Padjajaran/RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung
  • Uni Gamayani Departemen Neurologi FK Universitas Padjajaran/RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung

DOI:

https://doi.org/10.52386/neurona.v37i3.159

Abstrak

Pendahuluan: Semiologi bangkitan epilepsi merupakan cara yang efektif untuk menentukkan sindrom epilepsi terutama ketika electroencephalogram (EEG) dan magnetic resonance imaging (MRI) kepala tidak dapat memberikan cukup informasi. Untuk menegakkan diagnosis epilepsi berdasarkan semiologi dibutuhkan pengetahuan yang cukup, terutama untuk peserta program pendidikan dokter dpesialis-1 (PPDS-1) neurologi Indonesia. Tujuan: Untuk mengukur pengetahuan peserta PPDS-1 neurologi Indonesia tentang semiologi bangkitan epilepsi. Metode: Penelitian deskriptif observasional ini dilakukan di 4 universitas terpilih di Indonesia pada bulan Februari-September 2019. Subjek penelitian diminta mengisi kuesioner yang terdiri dari 6 pertanyaan tentang pengajaran semiologi bangkitan di pusat pendidikan masing–masing. Subjek juga diminta menentukan poin semiologi, lateralisasi dan lokalisasi dari lima video bangkitan yang telah dipilih oleh 3 orang dokter spesialis neurologi konsultan epilepsi dari 3 pusat pendidikan yang berbeda, namun dari tempat subjek-subjek penelitian. Hasil: Subjek penelitian terdiri dari 135 residen, 16  di semester 1, 21 di semester 2, 18 di semester 3, 14 di semester 4, 14 di semester 5, 15 di semester 6, 19  di semester 7, 18 di semester 8. Kuliah semiologi menggunakan video sudah diberikan mulai semester 3 pada 66,7–83% subjek. Rerata hanya 30,3% jawaban benar poin semiologi yang dapat disebutkan oleh subjek, pengetahuan ini mengalami peningkatan mulai dari semester 2. Sebanyak 55,6% subjek dapat menjawab benar lateralisasi dan 52% menjawab benar lokalisasi. Diskusi: Pengetahuan peserta PPDS-1 tentang semiologi bangkitan epilepsi masih kurang sehingga diperlukan perbaikan dan keseragaman metodologi pengajaran untuk semiologi bangkitan epilepsi. Kata kunci: Pengetahuan PPDS, PPDS neurologi Indonesia, semiologi bangkitan

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2020-06-01

Cara Mengutip

Gunadharma, S., Stevina, Y., Ong, A., Aminah, S., Amalia, L., & Gamayani, U. (2020). PENGETAHUAN PESERTA PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS NEUROLOGI INDONESIA TENTANG SEMIOLOGI BANGKITAN EPILEPSI. Majalah Kedokteran Neurosains Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia, 37(3). https://doi.org/10.52386/neurona.v37i3.159

Terbitan

Bagian

Artikel Penelitian

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>