ANGIOPLASTI BALON INTRAKRANIAL SEBAGAI PENCEGAHAN SEKUNDER STROKE ISKEMIK

Penulis

  • Yan Leo Tambunan

DOI:

https://doi.org/10.52386/neurona.v42i3.956

Abstrak

Latar Belakang: Penyakit aterosklerotik intrakranial merupakan penyebab utama stroke iskemik rekuren meski terapi medik agresif telah dioptimalkan. Dalam dekade terakhir, angioplasti balon intrakranial—termasuk angioplasti balon submaksimal dan drug-coated balloon—muncul sebagai strategi “tanpa implan” yang berpotensi menurunkan restenosis dan kejadian stroke berulang dibanding stenting.

Tujuan: Menilai efektivitas dan keamanan angioplasti balon intrakranial (ABI) sebagai pencegahan sekunder pada pasien dengan stenosis aterosklerotik intrakranial simptomatik (SAIS) serta membandingkannya dengan terapi medik agresif dan/atau stenting.

Metode: Kami melakukan tinjauan pustaka sistematis berpedoman PRISMA pada Scopus, PubMed, dan ProQuest (2015–2025). Dari 199 rekam (Scopus 78; PubMed 21; ProQuest 100), dilakukan penapisan judul/abstrak, telaah teks menyeluruh, dan ekstraksi data ganda memakai formulir baku. Tujuh belas penelitian (RCT, kohort prospektif/retrospektif, dan telaah sistematik/meta-analisis) diikutkan ke sintesis kualitatif.

Hasil: Secara keseluruhan, ABI—khususnya angioplasti balon submaksimal yang dikombinasikan dengan terapi medik —menurunkan stroke/kematian 30 hari dan stroke rekuren 12 bulan dibanding terapi medik saja pada SAIS yang memenuhi kriteria. DCB konsisten menunjukkan restenosis lebih rendah dan stenosis residu minimal dibanding stenting konvensional tanpa penalti keselamatan, sementara komplikasi periprosedural dengan dilatasi konservatif tetap rendah.

Kesimpulan: Bukti dari 17 publikasi mendukung ABI—baik submaksimal maupun DCB—sebagai pilihan yang aman dan efektif untuk pencegahan sekunder pada SAIS terpilih. Diperlukan RCT multicenter jangka panjang untuk standarisasi teknik (target stenosis residual, parameter inflasi) dan konfirmasi keunggulan dibanding stenting atau terapi medik saja.

Kata kunci: angioplasti balon intrakranial; angioplasti balon submaksimal; drug-coated balloon; pencegahan sekunder; SAIS.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2026-08-02

Terbitan

Bagian

Artikel Penelitian