Hubungan Faktor Demografi dengan Durasi Pre-Hospital pada Pasien Stroke Akut di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie
Abstrak
Pendahuluan: Durasi pre-hospital pada pasien stroke akut sangat penting untuk mencegah outcome
pasien yang buruk. Salah satu faktor yang memengaruhi waktu kedatangan pasien di rumah sakit adalah faktor
demografi.
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor demografi dengan durasi prehospital pasien stroke akut di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional.
Data penelitian diperoleh dari wawancara dengan keluarga pasien dan rekam medik pasien. Sampel dari penelitian
ini sebanyak 80 responden yang memenuhi kriteria inklusi yang terdiri dari 61 pasien stroke iskemik dan 19 pasien
stroke hemoragik.
Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan usia terbanyak pasien stroke akut adalah 63 tahun dan pasien
stroke paling banyak berjenis kelamin laki – laki. Mayoritas pasien stroke akut berpendidikan terakhir
SMA/SLTA. Pasien stroke akut yang bekerja dan berpenghasilan lebih dari UMR lebih banyak daripada yang
tidak bekerja. Seluruh pasien stroke akut berjumlah 80 orang memiliki jaminan kesehatan. Mayoritas pasien stroke
akut berjarak tempat tinggal dari rumah sakit (≤ 10 km) dan tidak memiliki kendaraan roda 4. Penelitian ini
menunjukkan tidak terdapat hubungan usia, jenis kelamin, pendidikan terakhir, pekerjaan, penghasilan, dan
kepemilikan kendaraan roda 4 dengan durasi pre-hospital pasien stroke akut ( p = 0,246 ; 0,174 ; 0,515 ; 0,475 ;
0,769 ; 0,771).
Diskusi: Pada penelitian ini faktor demografi yang terbukti berhubungan dengan keterlambatan pasien
stroke akut ke rumah sakit adalah jarak tempat tinggal pasien ( > 10 km) dengan p value = 0,008.
Kata Kunci: Stroke Akut, Demografi, Pre-Hospital








