MANIFESTASI NEUROLOGI PADA PASIEN COVID-19 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA TANGERANG SEBAGAI PUSAT RUJUKAN COVID-19 PROVINSI BANTEN

Penulis

  • Hananto Pratignyo Departemen Neurologi, Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tangerang
  • Paulina Thiomas Departemen Neurologi, Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tangerang
  • Hesti Setiastuti Departemen Pulmologi, Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tangerang
  • Usynara Usynara Departemen Pulmologi, Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tangerang
  • Fitrie Rahayu Departemen Pulmologi, Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tangerang
  • Virginia Nuriah Departemen Pulmologi, Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tangerang

Abstrak

Pendahuluan: Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang disebabkan oleh SARS-CoV-2, dilaporkan pertama kali di Wuhan pada Desember 2019 dan menyebar dengan cepat ke berbagai negara. World Health Organization (WHO) menetapkan COVID-19 sebagai pandemi global. Walaupun manifestasi klinis utama adalah pada sistem respirasi, gejala neurologis dilaporkan pada beberapa kasus. Belum banyak data tentang manifestasi neurologi pada pasien COVID-19, khususnya di Indonesia. Tujuan:  Mengetahui manifestasi neurologi pada pasien COVID-19. Metode: Penelitian studi observasional retrospektif. Data diambil dari rekam medis pasien rawat inap COVID-19 di RSUD Kota Tangerang periode April–Agustus 2020. Pengambilan data berdasarkan usia, jenis kelamin, komorbiditas, gejala umum, gejala neurologis, pemeriksaan laboratorium dan radiologi. Pemeriksaan neurologi dilakukan oleh dua orang dokter spesialis saraf. Hasil: Dari 492 pasien COVID-19, 25 pasien (5%) mengalami manifestasi neurologi, proporsi pria (52%) dan usia lebih dari 60 tahun (44%). Dari 25 pasien, 13 pasien (52%) merupakan confirm COVID-19. Dua puluh pasien (80%) memiliki komorbid seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit vaskular, tuberculosis, dan penyakit ginjal kronik. Manifestasi neurologi yang ditemukan yaitu penyakit serebrovaskular (50%), meningoensefalitis (7,7%), vertigo (23%), anosmia (15,4%), dan mialgia (3,8%). 7 Tujuh pasien (28%) meninggal dunia dan 18 pasien (72%) perbaikan klinis. Diskusi: COVID-19 dapat disertai gejala neurologis yang beragam. Manifestasi neurologi dapat ditemukan pada sistem saraf pusat, saraf perifer, dan musculoskeletal. Pada masa pandemi, COVID-19 dipertimbangkan sebagai diagnosis banding pada pasien dengan gejala neurologi untuk meningkatkan kewaspadaan dan mencegah transmisi lebih lanjut. Kata Kunci: COVID-19, manifestasi, neurologi, serebrovaskular

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-03-01

Cara Mengutip

Pratignyo, H., Thiomas, P., Setiastuti, H., Usynara, U., Rahayu, F., & Nuriah, V. (2021). MANIFESTASI NEUROLOGI PADA PASIEN COVID-19 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA TANGERANG SEBAGAI PUSAT RUJUKAN COVID-19 PROVINSI BANTEN. Majalah Kedokteran Neurosains Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia, 38(2). Diambil dari https://ejournal.neurona.web.id/index.php/neurona/article/view/226

Terbitan

Bagian

Articles