DRY NEEDLING SEBAGAI TERAPI NYERI MIOFASIAL SERVIKAL

Penulis

  • Hanik Badriyah Hidayat Departemen Neurologi, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya. Korespondensi: hanik.hidayati@yahoo.com
  • Annisa Oktavianti Departemen Neurologi, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya. Korespondensi: hanik.hidayati@yahoo.com

DOI:

https://doi.org/10.52386/neurona.v37i4.177

Abstrak

Nyeri miofasial servikal (NMS) merupakan sumber nyeri umum pada individu dengan nyeri leher kronik nonspesifik. Nyeri dapat bersifat lokal, regional dan dapat juga memiliki banyak titik pemicu nyeri (myofascial trigger points/MTrPs). NMS menyebabkan nyeri di daerah otot servikal maupun fasia di sekitarnya. Nyeri leher menurunkan kualitas hidup, menurunkan produktivitas dan menyebabkan disabilitas sehingga berpengaruh secara sosioekonomi terhadap penderita dan masyarakat.Pengobatan sindrom nyeri miofasial servikal masih belum memuaskan terkait kronisitasnya. Dry needling (DN) adalah salah satu pilihan terapi nonfarmakologi yang bisa diterapkan pada NMS. DN akan mengurangi sensitisasi perifer dan sentral dengan menghilangkan sumber nosisepsi perifer (area MTrPs), memodulasi aktifitas kornu dorsalis dan mengaktifkan jalur inhibisi nyeri sentral.Neurolog sering menangani kasus NMS dan perkembangan DN akhir-akhir ini semakin pesat sebagai manajemen nyeri. Namun, keefektifan terapi DN masih belum jelas. Oleh karena itu, pengetahuan tentang peran DN pada NMS ini penting untuk diketahui oleh para neurolog. Artikel kami akan membahas tentang peran DN pada sindrom nyeri miofasial servikal.Kata kunci: Dry needling, nyeri miofasial servikal, terapi, myofascial trigger point

##submission.downloads##

Diterbitkan

2020-09-01

Cara Mengutip

Badriyah Hidayat, H., & Oktavianti, A. (2020). DRY NEEDLING SEBAGAI TERAPI NYERI MIOFASIAL SERVIKAL. Majalah Kedokteran Neurosains Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia, 37(4). https://doi.org/10.52386/neurona.v37i4.177

Terbitan

Bagian

Articles