KOMPLIKASI VENTRIKULOPERITONEAL SHUNT PADA PASIEN PEDIATRIK USIA 0-2 TAHUN DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT NASIONAL DR CIPTOMANGUNKUSUMO

Penulis

  • Samsul Ashari Departemen Bedah Saraf FK Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Indonesia
  • Bhayu Rizallinoor Departemen Bedah Saraf FK Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Indonesia
  • Hilman Mahyudin Departemen Bedah Saraf FK Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Indonesia
  • Moh. Saekhu Departemen Bedah Saraf FK Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Indonesia
  • Renindra Ananda Aman Departemen Bedah Saraf FK Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Indonesia
  • David Tandian Departemen Bedah Saraf FK Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Indonesia
  • Abdi Reza Departemen Bedah Saraf FK Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Indonesia
  • Setyo Widi Nugroho Departemen Bedah Saraf FK Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Indonesia

Abstrak

Pendahuluan: Ventrikuloperitoneal shunt merupakan prosedur terpilih dalam tatalaksana hidrosefalus. Namundemikian, prosedur ventrikuloperitoneal shunt juga memiliki risiko yang disebut sebagai komplikasi. Di Indonesia belumdidapatkan data estimasi insiden dan prevalensi komplikasi ventrikuloperitoneal shunt.Tujuan: Dalam penelitian ini, kami meneliti tentang komplikasi shunt dan faktor-faktor yang berhubungan sesuaidengan durasi waktu.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian retrospektif pasien pediatrik usia 0-2 tahun dengan hidrosefalus yangdilakukan operasi ventrikuloperitoneal shunt pertama kali di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) pada tahun 2015-2020 dan mengalami komplikasi. Durasi waktu terjadinya komplikasi dibagi menjadi sebelum dan sesudah 6 bulan. Datademografi, data klinis, dan jenis komplikasi kemudian dianalisis secara deskriptif.Hasil: Pada periode Januari 2015 hingga Maret 2020 di RSCM telah dilakukan total operasi ventrikuloperitonealshunt sebanyak 168 operasi pada usia 0-2 tahun. Didapatkan 20 pasien (12%) mengalami komplikasi dengan durasi kurangdari 6 bulan sebesar 7,8% dan lebih dari 6 bulan sebesar 4,2%. Persentase komplikasi total yang terjadi adalah infeksi(3,6%), komplikasi mekanis (7,2%) dan over drainase (1,2%).Diskusi: Persentase komplikasi ventrikuloperitoneal shunt pada pasien usia 0-2 tahun di RSCM dalam 6 bulanpertama adalah sebesar 7,8%, dengan insiden terbanyak adalah infeksi (3,6%) yang lebih rendah dibandingkan literatur,sedangkan persentase komplikasi ventrikuloperitoneal shunt lebih dari 6 bulan adalah 4,2% dan terbanyak disebabkan olehmalfungsi distal (3%).Kata kunci: komplikasi, pediatri, usia 0-2 tahun, ventrikuloperitoneal shunt

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-03-01

Cara Mengutip

Ashari, S., Rizallinoor, B., Mahyudin, H., Saekhu, M., Ananda Aman, R., Tandian, D., Reza, A., & Widi Nugroho, S. (2021). KOMPLIKASI VENTRIKULOPERITONEAL SHUNT PADA PASIEN PEDIATRIK USIA 0-2 TAHUN DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT NASIONAL DR CIPTOMANGUNKUSUMO. Majalah Kedokteran Neurosains Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia, 38(2). Diambil dari https://ejournal.neurona.web.id/index.php/neurona/article/view/223

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama